15 Macam Kompetensi Pedagogik Guru yang Berkualitas

Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi juga menuntut kemampuan guru lebih meningkat lagi. Hal ini penting dilakukan mengingat era globalisasi membuat tingkat persaingan antar bangsa semakin tinggi. Pada akhirnya, bangsa yang mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, maka dialah yang akan berada di atas puncak dibandingkan dengan bangsa lainnya. Menyikapi hal seperti itu tentu saja kita tidak mau tertinggal dari bangsa lain, bukan? Lantas, apa saja sih kompetensi pedagogik yang mesti dimiliki oleh seorang guru di era globalisasi ini? Untuk mengetahui pembahasan selengkapnya, yuk simak ulasannya seperti berikut.

Apakah pengertian dari pedagogik guru itu?

Sobat Parasayu, pada dasarnya pedagogik guru adalah kemampuan yang dimiliki oleh seorang guru, baik itu kecerdasan intelektual maupun kecerdasan emosionalnya. Dengan sepaket kemampuan tersebut, niscaya guru bisa mentransfer ilmu pengetahuan yang ia miliki, mendidik para siswa supaya memiliki jiwa yang kompetitif, dan memberikan dorongan kepada mereka agar semangat bersaing dengan bangsa lainnya dalam menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

Apa saja contoh kompetensi pedagogik untuk para guru?

Contoh pedagogik ada beragam macamnya. Adapun beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Kemampuan untuk Menerangkan Materi Pelajaran

Seorang guru juga perlu menguasai cara menerangkan materi pedagogik dengan baik. Supaya lebih maksimal, guru juga bisa memberikan contoh soal pedagogik agar para siswa dapat memahami materi yang disampaikan oleh guru tersebut.

  1. Kemampuan untuk Mengarahkan Aktualisasi Potensi Siswa

Guru dituntut supaya bisa memfasilitasi perkembangan kecerdasan intelektual yang dimiliki oleh muridnya. Sebagai contoh, jika seorang murid pintar matematika, maka cobalah ikutkan ia untuk mengikuti lomba olimpiade matematika tingkat daerah maupun nasional.

  1. Kemampuan Mengevaluasi Hasil Belajar Siswa

Seorang guru semestinya mampu mengevaluasi hasil belajar siswa dengan baik. Jika evaluasi sudah dilakukan, maka ia bisa mengetahui segi kekurangan maupun kelebihan yang dimiliki siswa. Maka dari itu, bila terdapat kekurangan, maka ia bisa segera memberikan perhatian yang lebih kepada siswanya.

  1. Kemampuan untuk Melaksanakan KBM dengan Baik

Guru juga sebaiknya mampu menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar dengan baik. Apabila siswa merasa bosan ataupun kurang memahami materi pelajaran, maka guru bisa menyiasati dengan melakukan candaan sebentar ataupun menerangkan materi dengan cara yang simple supaya gampang dipahami.

  1. Kemampuan untuk Mengembangkan Kurikulum Pendidikan

Tidak setiap siswa memiliki tingkat kecerdasan intelektual maupun emosional yang sama. Maka dari itu, di sinilah peran seorang guru yang dituntut untuk bisa mengembangkan kurikulum pendidikan supaya lebih mudah dipahami oleh para siswanya.

  1. Kemampuan dalam Mengukur Perkembangan Kecerdasan Kognitif Siswa

Sebagaimana kita ketahui bahwa kecerdasan kognitif ataupun kecerdasan intelektual setiap siswa berbeda-beda. Maka dari itu, guru sebaiknya memberikan pelatihan pembelajaran yang ekstra kepada para siswa yang kurang bisa menyerap materi pelajaran dengan cepat.

  1. Kemampuan Melakukan Bimbingan untuk Memaksimalkan Kreativitas Siswa

Sebaiknya, guru mampu membimbing dan mengarahkan para siswa supaya mereka lebih kreatif lagi di bidang mata pelajaran yang mereka sukai. Hal ini karena setiap siswa memiliki kecerdasan dan bakat alami yang berbeda sehingga memerlukan bimbingan yang berbeda pula.

  1. Kemampuan untuk Memahami Tingkat Kecerdasan Siswa

Setiap siswa menunjukkan perkembangan tingkat kecerdasan yang berbeda setelah mempelajari suatu ilmu selama beberapa waktu. Di sinilah, peran pentingnya seorang guru untuk memahami kecerdasan apa yang sebenarnya dimiliki oleh siswa tersebut.

  1. Menguasai Ilmu Pengetahuan yang Akan Diberikan kepada Siswa

Guru semestinya menguasai ilmu pengetahuan tertentu. Sebagai contoh, jika ia ingin mengajarkan ilmu komputer kepada para siswanya, maka semestinya dia telah menguasai ilmu komputer. Dengan begitu, ia bisa menjelaskan tentang ilmu komputer dengan jelas kepada mereka.

  1. Kemampuan Memahami Kondisi Fisik pada Diri Siswa

Setiap pribadi siswa juga mempunyai kondisi fisik yang berbeda. Ada yang kuat belajar lama dan ada pula cepat lelah ketika mengikuti kegiatan belajar mengajar. Bahkan, ada pula siswa yang memiliki kekurangan fisik. Menyikapi hal ini, semestinya guru juga memberikan perlakuan yang berbeda kepada setiap siswa.

  1. Kemampuan Memahami Karakteristik Siswa

Setiap siswa memiliki karakteristik atau sifat yang berbeda. Ada yang pendiam, ceria, dan aktif. Dalam hal ini, guru juga perlu memberikan pembelajaran yang menarik supaya lebih gampang dipahami oleh siswa dengan berbagai macam karakter tersebut.

  1. Kemampuan Menguasai Teori Pembelajaran dan Prinsip Pembelajaran yang Bisa Mendidik Siswa

Pada setiap ilmu pengetahuan, pasti terdapat teorinya. Maka dari itu, guru dituntut untuk bisa menguasai teori yang ada dalam suatu ilmu pengetahuan. Selanjutnya, ia juga dianjurkan untuk mampu menyelenggarakan kegiatan mengajar sesuai dengan prinsip pembelajaran yang sudah ditetapkan oleh dinas pendidikan.

  1. Kemampuan Memanfaatkan Kecanggihan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Dalam hal ini, guru juga dituntut supaya melek teknologi. Sebab, kini hampir semua materi pelajaran juga sudah ada yang disajikan dalam bentuk aplikasi digital. Jika guru membuat laporan pun, ia harus mahir menggunakan laptop atau komputer. Bahkan, untuk beberapa materi pelajaran yang sulit, maka ia bisa langsung mencari jawabannya via internet. Maka dari itu, semua proses pembelajaran bisa jadi semakin mudah jika ia menguasai perkembangan teknologi.

  1. Kemampuan Berkomunikasi yang Baik dengan Para Siswa

Gaya pembelajaran zaman dahulu dengan zaman milenial sangatlah berbeda. Jika dahulu, guru digambarkan sebagai sosok yang disegani sehingga terdapat jarak dalam hubungan antara guru dan murid. Namun kini sebaliknya, Jarak antara guru dan murid semakin terasa dekat.

Bahkan, ada sebagian guru yang memang mengajak para muridnya layaknya sahabat sehingga terjalin hubungan komunikasi yang baik di antara keduanya. Mereka juga tidak segan dalam menyampaikan kesulitan dalam pembelajaran. Kondisi ini bisa segera diantisipasi oleh guru dengan cara mencari solusi pembelajaran dengan cepat dan tepat.

  1. Kemampuan Memahami Latar Belakang Siswa

Setiap siswa memiliki latar belakang yang berbeda. Sebagian siswa ada yang berasal dari keluarga mampu dan sebagian lainnya ada yang berasal dari keluarga kurang mampu, bahkan ada pula siswa yang mengalami broken home (orang tuanya berpisah).

Kondisi demikian, tentu saja bisa mempengaruhi semangat dan kemampuan siswa dalam menyerap materi pelajaran yang diberikan oleh guru. Jika ada siswa kurang mampu, maka Anda sebagai guru bisa membantu mencarikan beasiswa atau orang tua asuh untuknya.

Selamat membaca ulasan tentang beragam kompetensi pedagogik yang mesti dimiliki oleh seorang guru supaya anak didiknya bisa bersaing di era globalisasi seperti sekarang ini.

Mari terapkan beberapa macam kompetensi tersebut sedikit demi sedikit. Dengan demikian, niscaya segala macam kompetensi yang berkualitas untuk guru bisa dikuasai semuanya sehingga proses transfer ilmu pengetahuan maupun teknologi pun semakin maksimal.

mua parasayu