Apa Keunggulan Cincin Tunangan Emas Putih?

Cincin tunangan emas putih memang kerap kali dipilih oleh banyak orang. Hal tersebut karena desainnya yang terlihat simple dan mewah. Mungkin Anda sempat bertanya-tanya, lebih bagus mana antara cincin tunangan emas putih dan kuning? Apalagi jika emas tersebut akan digunakan untuk acara penting seperti tunangan atau pernikahan.

Sebenarnya kedua emas tersebut sama saja, dari segi harga pun hampir berada pada kelas yang sama. Pemilihan emas putih atau kuning tergantung pada selera masing-masing. Emas kuning akan memberikan kesan mewah dan mahal. Sedangkan emas putih cenderung simple dan elegan.

Fakta Kandungan Emas dalam Perhiasan

Emas putih menjadi material perhiasan yang paling banyak digunakan dibanding dengan material lainnya. Hal tersebut karena keindahan kilau emas yang dimilikinya, berbeda dengan perak biasa meskipun warnanya sama-sama putih. Selain itu, value harga emas juga sangat menguntungkan untuk dijadikan investasi.

Namun pada dasarnya, kedua emas ini sama saja terbuat dari emas murni dan campuran logam lain yang disebut alloy, seperti tembaga dan seng. Anda bisa mengetahui kandungan emas murni pada sebuah perhiasan, dengan melihat jumlah karat emas tersebut. Semakin tinggi karatnya, maka kandungan emasnya pun akan semakin tinggi juga.

Namun sebenarnya, kadar emas murni yang terlalu tinggi malah akan membuat perhiasan semakin melunak. Perhiasan dengan kandungan emas tinggi tersebut sangat rentan jika digunakan untuk sehari-hari. Maka dari itu, kebanyakan orang hanya menyimpannya sebagai investasi saja.

Maka dari itu, karat dari emas putih dan emas kuning biasanya hanya berkisar 18 karat (18k), yang mengandung 75% emas murni atau biasa disebut emas tua dan emas 750. Orang-orang barat lebih memilih emas 14 karat, karena dianggap lebih kokoh dan kuat untuk pemakaian sehari-hari.

Cincin Tunangan Emas Putih

Cincin tunangan emas putih terdiri dari campuran 75% emas murni dan 25% perak, timah, nikel, atau platinum sehingga mampu menghasilkan warna putih berkilau. Berbeda dengan cincin emas kuning, yang terdiri dari 75% emas dan 25% tembaga dan seng.

Emas putih nantiya akan diberikan lapisan logam putih, yaitu rhodium yang dapat membuat cincin semakin terlihat berkilau. Jika tidak dilapisi rhodium, maka cincin akan terlihat kusam dan kehilangan kilauannya.

Maka dari itu, emas putih harus rutin mendapat perawatan lapisan rhodium minimal setahun sekali. Berbeda dengan emas kuning, yang hanya memerlukan perawatan berupa polesan untuk membuatnya terlihat berkilau kembali.

Keunggulan Cincin Emas Putih

Salah satu keunggulan emas putih, yaitu memiliki kekokohan yang lebih dibandingkan emas kuning. Hal tersebut dikarenakan kandungan logamnya yang lebih kuat, sehingga akan lebih tahan lama untuk pemakaian sehari-hari.

Cincin tunangan berbahan emas putih yang dipadukan dengan berlian, akan semakin menghasilkan kilauan yang luar biasa. Berbeda dengan cincin emas kuning ynag dikombinasikan dengan berlian, Anda akan merasakan sendiri aura kemewahannya.

Meski begitu, cincin emas putih memiliki kandungan nikel yang dapat menyebabkan alergi terhadap beberapa orang. Anda harus berhati-hati sebelum memilih cincin ini sebagai simbol ikatan pertunangan. Pastikan kedua calon mempelai tidak memiliki alergi terhadap kandungan nikel.

Jika tetap ingin menggunakan cincin emas putih meskipun alergi nikel, Anda bisa meminta pengrajin cincin untuk tidak menambahkan nikel di dalamnya. Hasilnya mungkin akan sedikit berbeda dengan cincin emas putih pada umumnya, namun hal tersebut menjadi jalan terbaik untuk Anda.

Cincin tunangan emas putih akan membuat tampilan Anda semakin menawan di hari pertunangan. Parasayu dapat membuat tampilan Anda lebih menawan lagi, dengan tenaga MUA profesional Anda tidak perlu lagi untuk mempercayakan masalah riasan kepada kami.

makeup pernikahan adat sunda