Bagi seorang muslimah, berhijab merupakan salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan sebagai bentuk ketakwaan kita kepada Allah. Tampil cantik Dengan hijab syar’i, walaupun masih ada kekurangan dalam berhijab tapi kita juga sudah menyadari, bahwa kita mentaati perintah menutupi aurat sesuai dalam Al Quran surat An Nuur :31 dan Al Ahzab :59. Disana dijelaskan bahwasanya perempuan yang sudah baligh wajib hukumnya menutup aurat.

Mengapa Harus Behijab?

Dengan berhijab juga berarti seorang muslimah telah berusaha menghindari dirinya dari fitnah, seperti yang sudah dikabarkan Nabi 1400 tahun yang lalu, bahwa fitnah terbesar bagi seorang laki – laki adalah seorang wanita. Orang yang berhijab juga tidak ada korelasinya dengan baik dan buruk akhlak. Karena, baiik bagi orang yang akhlaknya baik, atau buruk, sudah jatuh hukumnya, wajib.

Alhamdulilah jika kita sudah berhijab. Tapi tunggu, apakah hijab yang kita pakai sudah benar? Apakah hijab yang kita pakai sudah sesuai tuntunan Rasulullah? Karena pada perkembangan fashion yang marak akhir-akhir ini, nilai dari hijab syar’i bergeser menjadi tren atau dianggap menjadi suatu hal yang hanya mempercantik wanita saja. Jilbab yang sejatinya berfungsi menutupi keindahan, namun berbalik menjadi ajang  hingga akhirnya muncullah istilah hijab “gaul”.

Hijab yang dipakai belum memenuhi tuntunan syariat, misalnya saja jika perempuan berhijab namun masih menggunakan pakaian yang membentuk lekuk, atau berhijab namun masih terlihat rambutnya. Dengan demikian perlu adanya pelurusan atau perbaikan agar jilbab yang kita pakai benar benar sesuai dengan anjuran nabi, agar kita mendapat pahala serta terhindar dari dosa.

Tampil Cantik Dengan Hijab Syar’i

Lalu, bagaimana sih kriteria atau tips memakai hijab syar’I itu? Bagaimana seseorang bisa dikatakan sudah berjilbab yang syar’i? nah mari kita sama sama belajar. Namun sebelum itu alangkah baiknya jika kita meluruskan niat dahulu, bahwa kita akan berjilbab syar’i ikhlas karena Allah semata. Jika sudah, mari kita menuju tips tipsnya, here we goo..

  1. Jilbab harus panjang dan kainnya berbahan tebal

Ya, yang pertama adalah jilbab harus panjang. Berapa panjangnya?  Kita bisa melihat ini pada surat an Nuur ayat 31: “Dan hendaklah mereka menutupkan khimar ke dadanya.”

Ya jilbab yang syar’i minimal harus mampu menutupi dada kita. Sudah jelas di AlQur’an dikatakan demikian. Dan lagi, kain yang digunakan adalah tebal, bukan bahan yang tipis dan transparan. Kenapa? Karena bahan yang tipis dan transparan bukannya hakikatnya menutupi, namun malah bisa menggoda lawan jenis.

Baca Juga : 8 Tips Cantik Luar Dalam Menurut Islam Yang Mudah Dilakukan

Baca Juga : Ini Dia Tutorial Kerudung Segi 4 Praktis Yang Bisa Kamu Coba Dirumah
  1. Pakaian yang dipakai harus longgar dan tidak boleh ketat

Tips selanjutnya adalah pakaian yang kita kenakan haruslah longgar dan tidak boleh mencetak lekuk tubuh kita. Pakaian semacam ini biasa disebut gamis atau jika menggunakan dua potong baju dan rok juga tidak masalah. Legging is no, legging hanya boleh dipakai untuk inner atau dalaman saja. Bukankah kita lebih nyaman jika menggunakan pakaian yang longgar dan tidak ketat? Dan bukan cuma nyaman ternyata, tapi yang lebih penting adalah tidak melanggar syariat.

  1. Tidak menyerupai punuk unta

Punuk unta? Ya , pada zaman modern ini banyak muslimah berjilbab namun rambut panjangnya  digelungkan dibalik hijab sehingga menyerupai punuk unta. Dan lebih mirisnya lagi kini banyak di toko-toko banyak dijual ciput yang bentuknya menyerupai punuk punta, disediakan bagi orang berambut pendek. Hal ini sangat dilarang dalam islam, berikut haditsnya :

“Dua kelompok termasuk ahli neraka, aku belum pernah melihatnya, suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi, …. kepala mereka seperti punuk onta. Mereka tidak masuk surga dan tidak mendapatkan baunya… (HR. Muslim 3971)

Bukankah kita ngeri jika membaca hadits itu? Apa? Tidak bisa masuk surga bahkan tidak bisa mendapatkan baunya? Jika kita muslim yang taat, segeralah tinggalkan model hijab ini, jangan sampai kita termasuk kedalam orang dimaksud dalam hadits itu.

4.Memakai kaos kaki

Sahabat muslimah, batasan aurat bagi seorang wanita adalah semuanya kecuali tangan dan muka. Jadi kaki merupakan aurat yang wajib juga ditutupi juga. Bisa sahabat pikir, kira kira nanggung tidak sih jika kita sudah menutup semua aurat namun masih ada yang ketinggalan, yaitu telapak kaki? Nah untuk itu, kita harus memakai kaos kaki. Yaps, dengan begitu, semoga kita termasuk orang yang sudah menutup auratnya secara benar.

Ya demikian tips cantik dengan hijab syar’i. jangan merasa malu atau minder jika kita banyak dianggap aneh oleh banyak orang, dianggap tidak modern. Justru kita sebaiknya harus bersyukur karena sudah berusaha belajar menjadi muslimah yang mengikuti perintah Allah dan tuntunan rasul. Nah untuk anda yang belum berkeinginan untuk berjilbab, semoga Allah membuka hati Anda, semoga janji janji Allah dalam Alquran dan Hadits Rasul, bisa membuat kita takkut dan mengalahkan nafsu atau keinginan sesaat kita, sebelum terlambat, sebelum kita tidak punya kesempatan lagi untuk memakai jilbab dalam hidup kita. Sekian.

Baca Juga : Perkembangan Hijab Dari Sebagai Indentitas Sampai Menjadi Trend Fashion