10 Cara Menghitung Berat Badan Ideal dan Akurat

Bukan hanya akan menunjang penampilan, memiliki berat badan ideal dapat menghindarkan kita dari berbagai masalah kesehatan yang umum diderita oleh orang-orang bertubuh gemuk. Sebut saja penyakit jantung, kolesterol, diabetes, dan lainnya. Ternyata dalam perhitungannya, ada banyak cara menghitung berat badan ideal yang bisa dipraktekkan loh! Ini bisa jadi salah satu kemampuan untuk melakukan perawatan tubuh agar tetap ideal.

Cara Menghitung Berat Badan Ideal dan Akurat

Berikut ini merupakan beberapa metode penghitungan berat badan ideal paling akurat yang bisa dijajal. Let’s jump to the list!

 

  1. Kalkulator BMI

cara menghitung berat badan ideal

sumber alatfitnessbali.com

Cara termudah yang banyak digunakan oleh orang-orang dalam menghitung berat badan ideal adalah kalkulator BMI. Dalam proses perhitungannya, tinggi badan harus dalam satuan meter kuadrat (m2) dan berat badan pada satuan kilo/kg .

Sebagai contoh, Anda memiliki berat badan 70 kg dan tinggi 160 cm. Pertama, ubah satuan cm dari tinggi badan menjadi meter kuadrat.

1,6 x 1,6 = 2,6

Setelah itu, bagi angka berat badan dengan hasil kuadrat tadi, menjadi 70 : 2,56 = 23,4

Jika dilihat berdasarkan standar yang diterapkan oleh WHO (World Health Organization, nilai BMI 23,4 termasuk ke dalam kategori normal.

Lebih detailnya, di bawah ini merupakan kategori BMI berdasarkan standar WHO.

  • <18,5 = Berat badan kurang
  • 18,5 – 24,9 = Berat badan normal
  • 25 – 29,9 = Berat badan berlebih
  • >30 = Obesitas
  1. Rumus Broca

Penggunaan rumus Broca untuk wanita cukup berbeda dengan pria. Berikut ini adalah penghitungannya.

  • ( (berat badan – 100) – (10% x (tinggi badan -100) ) = untuk pria
  • ( (berat badan – 100) – (15% x (tinggi badan – 100) ) = untuk wanita
  1. Menghitung Berat Badan Ideal Anak Usia 0 – 1 tahun

Jangan kira hanya orang dewasa saja yang perlu memperhatikan berat badan idealnya. Si kecil pun perlu diperhatikan berat badannya agar tidak menyentuh nilai kurang ataupun overweight.

Rumus penghitungan berat badan ideal bayi = (umur saat ini (umur dalam satuan bulan) : 2) + 4

Misalnya saja untuk bayi berusia 7 bulan, berat badan idealnya adalah = (7 : 2) + 4 = 7,5 kg

  1. Menghitung Berat Badan Ideal Anak Usia 1-10 Tahun

Ketika anak menginjak usia 1 tahun, berat badannya juga wajib diperhatikan. Adapun cara menghitung berat badan ideal pada anak seusia ini ialah dengan menggunakan rumus 2n + 8, dimana n merupakan usia anak dalam satuan tahun.

Contohnya, seorang anak menginjak umur 7 tahun 6 bulan. Maka berat badan idealnya ialah (2 x 7,5) + 8 = 23 kilogram.

  1. Berat Badan Ideal Ibu Hamil

Untuk ibu hamil, metode penghitungan yang digunakan juga berbeda dibandingkan dengan cara-cara menghitung berat badan proporsional sebelumnya. Ini karena penghitungannya harus mempertimbangkan berat badan normal janin yang ada didalam rahim dan lamanya usia kehamilan ibu.

Nah, rumus untuk menghitung berat badan ideal ibu hamil adalah berat badan ideal + (usia kehamilan (dalam minggu) x 0,35)

Sebagai contoh, Meadow telah memasuki usia kehamilan ke 20 minggu. Jika dihitung menggunakan rumus Broca, berat badan idealnya adalah 51 kg. Maka berat badan Meadow di usia ke-20 kehamilannya adalah 51 + (20 x 0,35) = 58 kg

  1. Waist-to-hip ratio

Rumus penghitungan waist to hip ratio adalah lingkar pinggang / tinggi badan. Dimana kedua ukuran tersebut berada dalam satuan cm dan memiliki 0,5 sebagai kategori idealnya.

Sebagai contoh, Budi memiliki tinggi badan 170 cm, maka dia akan memiliki tubuh yang ideal apabila mempunyai lingkar pinggang kurang dari 85 cm.

  1. Body fat percentage

Pengukuran menggunakan metode body fat percentage hanya membutuhkan pita ukur sebagai peralatannya. Panduan untuk pengukurannya sendiri ialah sebagai berikut.

  • Current weight

Seperti namanya, current weight berarti berat badan sekarang. Current weight ini bisa diukur dengan timbangan digital.

  • Waist circumference

Lingkar pinggang diukur di bagian pusar. Pastikan untuk tidak menahan napas saat sedang mengukur lingkar pinggang agar hasilnya bisa lebih akurat.

  • Wrist circumference

Agar lebih akurat, lingkar pergelangan tangan bisa dilakukan dengan bantuan orang lain.

  • Hip circumference

Pengukuran lingkar pinggul dilakukan pada bagian yang paling lebar.

  • Forearm circumference

Forearm circumference diukur pada bagian lengan bawah sebelum siku. Usahakan untuk tetap rileks dan jangan tekuk bagian tangan pada saat pengukuran berlangsung.

Prosedur pengukuran ini disarankan untuk dilakukan pada pagi hari, lebih tepatnya ketika tubuh belum mendapat makanan atau minuman. Sehingga nilainya bisa secara akurat menunjukkan hasil perawatan tubuh / olahraga yang sedang dijalani.

Adapun untuk kategori body fat percentage untuk pria adalah:

  • 2–5% = essential fat.
  • 6–13% = untuk atlet olahraga.
  • 14–17% = untuk mereka yang bugar dan sering berolahraga.
  • 18–24% = normal.
  • >25% = obesitas.

Sementara itu, kategori untuk wanita:

  • 10–13% = essential fat.
  • 14–20% = untuk atlet olahraga.
  • 21–24% = untuk mereka yang bugar dan sering berolahraga.
  • 25–31% = normal.
  • >32% = obesitas.
  1. Relative Fat Mass

Cara lain yang bisa digunakan untuk menghitung berat badan ideal ialah RFM, alias relative fat mass. Bisa dibilang, metode penghitungan RFM mirip dengan waist to height ratio, karena akan menggunakan perbandingan antara lingkar pinggang dan tinggi badan seseorang dalam penghitungannya.

Dalam memprediksikan resiko kesehatan seseorang, RFM sering dinilai sebagai salah satu cara menghitung berat badan ideal yang lebih akurat bila dibandingkan dengan BMI.

Untuk rumus perhitungan RFM pria = 64 – (20 x tinggi badan / lingkar pinggang). Sementara untuk wanita, RFM = 76 – (20 x tinggi badan / lingkar pinggang).

Angka yang nantinya diperoleh dari perhitungan RFM adalah angka body fat percentage. Persis seperti halnya body fat percentage, kategori normal bagi pria adalah 18-24%. Sedangkan untuk wanita adalah 35-31%.

  1. Metode Konvensional Remaja dan Dewasa

Metode konvensional untuk menghitung berat badan ideal seorang berusia remaja dan dewasa kerap dikaitkan dengan tinggi badan orang tersebut. Rumus perhitungannya sendiri adalah:

BBI      = (185-100)

            = 85 * 0,9

            = 76,5 KG

Bila didasarkan pada metode perhitungan konvensional sebagaimana di atas, maka berat badan ideal untuk seseorang dengan tinggi 185 cm adalah 58,5 kg.

  1. Mengukur berat badan normal

Masih sama-sama menggunakan rumus broca, namun berbeda! Ya, penghitungan berat badan normal dengan broca cukup berbeda dengan penghitungan berat ideal. Malah penggunaannya lebih mudah dan sederhana.

Untuk mengetahui berat badan normal dengan rumus broca, data yang diperlukan hanyalah tinggi seseorang dalam cm yang kemudian akan dikurangi dengan angka 100. Metode penghitungan ini berlaku bagi semua orang dan segala usia, baik pria ataupun wanita.

Sebagai contoh, seseorang siswa A memiliki tinggi badan 165 cm. Sehingga berat normalnya menjadi, 165 – 100 = 60 kg.

Itulah beberapa cara menghitung berat badan ideal dan akurat yang bisa Anda coba dirumah. Cukup mudah, tanpa perlu biaya, bisa dilakukan secara mandiri, dan yang pasti hasilnya akurat. Paket lengkap deh!