Cinta Beda Agama, Lanjut atau Putus?

Ada banyak sekali masalah dalam percintaan, salah satunya adalah cinta beda agama yang sering menjadi dilema. Tradisi dan budaya dari orang tua di Indonesia masih banyak yang menentang cinta berbeda agama. Pasangan ini ibarat bom waktu yang pasti putus pada saatnya.

Bila kamu mengalami masalah yang satu ini dengan pasangan, apa sebaiknya kamu lakukan? Lanjut atau putus? Sebaiknya kamu melihat pertimbangan berikut ini dulu:

  1. Mengerti Konsekuensi

cinta beda agama

sumber today.line.me

Bila kamu memtusukan untuk melanjutkan hubungan dengan pasangan ke jenjang yang lebih serius, kamu harus tahu konsekuensi dari hubungan beda agama yang lebih rumit dibandingkan cinta dengan keyakinan yang sama. Kerumitan bisa mulai terlihat dari keyakinan dan kebudayaan yang berbeda.

  1. Lihat Aturan Terlebih Dahulu

cinta beda agama

sumber liputan6.com

Banyak sekali aturan yang harus kamu lihat jika ingin melanjutkan ke jenjang pernikahan. Coba lihat apakah aturan dari agama serta adat istiadat yang kamu percaya melarang adanya pernikahan berbeda agama.

Kalau ternyata ada, tentu saja akan semakin sulit untuk melawan nilai-nilai agama dan adat istiadat yang berlaku pada kehidupan kamu.

  1. Tahan Dengan Omongan Orang

cinta beda agama

sumber digdayamedia.id

Mungkin kamu masih tahan dengan omongan teman kamu atau dia. Namun, akan lebih sulit menghadapi komentar pedas dari keluarga sendiri. Kamu harus tahan terhadap omongan pedas dari keluarga sendiri. Bukan hanya kamu, dia juga harus bisa menahan rasa marah karena mendengar komentar miring terus.

  1. Dikucilkan

cinta beda agama

sumber msn.com

Kalau lingkungan tempat kamu tinggal memiliki nilai kebudayaan yang sangat kuat dan salah satu nilai kebudayaan tersebut adalah dilarang menikah dengan orang yang berbeda agama, maka kamu bisa saja dikucilkan. Kalau kamu tetap bersikeras melanjutkan hubungan ini, maka pastikan kamu siap menghadapi masalah ini.

  1. Keluarga yang Tidak Bisa Akrab

cinta beda agama

sumber rimma.co

Kedua keluarga kalian mungkin saja tidak bisa akrab karena memiliki pandangan yang berbeda. Kalau hal ini terjadi, tentu saja akan selalu ada suasana panas dalam hubungan kalian. Untuk itu, kamu dan pasangan harus menjadi penengah yang baik bagi kedua keluarga.

  1. Pilihan Agama untuk Anak Kalian

Pilihan Agama untuk Anak Kalian

sumber syahida.com

Setelah menikah nanti, ada saatnya kamu dan dia mulai memiliki anak. Masalahnya datang saat kamu dan pasangan bingung menentukan pilihan agama untuk sang anak. Kamu dan dia pasti memilih untuk mengajarkan nilai agama dan keyakinan kalian masing-masing.

  1. Anak Bisa Kena Juga

Anak Bisa Kena Juga

sumber popmama.com

Anak kamu akan terus tumbuh besar dan akhirnya mulai bergaul dengan dunia luar. Ada kalanya anak kamu akan mendapatkan hal yang dulu kamu rasakan, yaitu omongan pedas dari orang lain. Untuk mengatasi hal ini, kamu perlu mengajari anak kamu dengan bekal untuk menghadapai komentar seperti itu.

  1. Mudah Berdisuksi

Mudah Berdisuksi

sumber lifestyle.okezone.com

Karena kalian memiliki banyak sekali masalah, pastikan kalau kamu dan dia merupakan tipe orang yang mudah berdiskusi. Kebanyakan pasangan lebih menghindari masalah karena penyelesaian yang tidak mudah dalam masalah ini. Kalau pasangan kamu tidak ingin membicarakan masalah ini, maka masalahnya tidak akan pernah selesai.

  1. Pindah Agama

Pindah Agama

sumber kompasiana.com

Salah satu jalan pintas yang sering diambil orang untuk mengatasi masalah cinta beda agama adalah dengan salah satu pihak pindah agama. Diskusikan dengan pasangan, kamu atau dia yang akan pindah agama bila memang harus dilakukan.

  1. Landasan Hanya Cinta

Landasan Hanya Cinta

sumber hot.liputan6.com

Biasanya dua orang bisa bersatu bukan hanya karena cinta. Namun, karena keyakinan, kepercayaan, dan kebudayaan yang sama. Karena tidak memiliki ketiga hal tersebut, kamu hanya memiliki landasan cinta. Kamu harus siap-siap menghadapi akibatnya bila cinta sudah mulai pudar.

Cinta beda agama memang sering menjadi permasalahan yang tiada akhirnya. Namun dengan melihat pertimbangan tersebut, setidaknya kamu sudah mulai mendapatkan gambaran tentang hubungan kalian kedepannya. Diskusikan terlebih dahulu dengan pasangan sebelum memutuskan.