15 Fungsi dan Manfaat Kacamata Anti Radiasi

Berbeda dari jenis kacamata fantasi atau minus, kacamata anti radiasi sengaja dirancang untuk melindungi mata ketika menatap layar komputer, smartphone, atau perangkat digital lainnya. Ini karena radiasi sinar biru yang dipancarkan oleh perangkat digital diklaim dapat menjadi penyebab utama dari timbulnya beberapa masalah serius pada mata. Selain menjadi pencegah resiko kesehatan, pemilihan kacamata sesuai bentuk wajah akan meningkatkan tingkat kecantikan dan kegantengan penggunanya.

Manfaat dan Fungsi Kacamata Anti Radiasi

Kacamata Anti Radiasi

sumber eyebuydirect.com

Tidak hanya berperan untuk melindungi mata, ternyata kacamata antiradiasi memiliki beberapa manfaat dan fungsi lain yang tidak kalah penting untuk diketahui. Lebih detailnya adalah sebagai berikut.

  1. Ion Vakum Untuk Menghalangi Radiasi Elektro

Konon, kacamata antiradiasi telah mengadopsi teknologi pelapisan ion vakum yang dapat menghalangi berbagai radiasi elektromagnetik. Karena hal tersebut, penggunaan kacamata ini disebut-sebut tidak akan memberikan efek samping untuk mata.

  1. Menyerap Gelombang Mikro

Bahan anti radiasi yang ada pada lensa kacamata dapat menyerap gelombang mikro berfrekuensi rendah.

  1. Menghindari Gejala CSV

Berdasarkan beberapa riset penelitian yang tersedia, terlalu sering menatap layar gadget dapat mengakibatkan kita mengalami CSV atau computer syndrome vision. Saat seseorang terserang CSV, produktivitasnya akan terganggu. Namun dengan penggunaan kacamata anti radiasi kondisi seperti itu bisa dikurangi dan bahkan dicegah.

Adapun beberapa gejala CSV yang kerap dirasakan pengguna gadget adalah:

  • Sakit kepala
  • Mata terasa lelah
  • Mata merah
  • Mata berkedut
  • Penglihatan kabur
  • Nyeri leher dan bahu
  1. Menetrasi Cahaya

Kacamata antiradiasi juga berperan sebagai penetrasi dan penyerap sinar berlebih sesuai dengan intensitas cahaya dan lampu yang digunakan.

  1. Mencegah Paparan Ultraviolet

Salah satu cara yang efektif untuk menjaga kesehatan mata ialah dengan melindunginya dari paparan radiasi berlebih. Disamping membatasi penggunaan perangkat elektronik dan juga mengistirahatkan mata diselang kegiatan dalam penggunaan gadget, Anda dianjurkan untuk menggunakan kacamata antiradiasi, bahkan ketika beraktivitas di luar ruangan saat siang hari.

  1. Menghalau Pancaran Sinar Berbahaya

Dari beberapa survei yang ada, masyarakat pengguna komputer, telepon, laptop, televisi, tablet, atau perangkat lainnya menatap layar setidaknya 9 jam per harinya. Sedangkan untuk anak-anak, umumnya akan bermain dengan perangkat digital selama 3 jam atau lebih.

Keberadaan sinar ultraviolet seperti halnya UVA dan UVB bisa menyebabkan beberapa masalah pada mata seseorang. Sebut saja katarak dan perubahan degeneratif pada kornea matanya. Selain itu, efek sampingnya juga bisa mengakibatkan pandangan menjadi buram, mata merah, mata berair, iritasi, kehilangan pandangan temporer, dan bahkan dalam beberapa kasus terberat bisa menyebabkan kebutaan permanen.

Bukan hanya itu saja, ada juga sinar radiasi bernama blue light atau sinar biru. Dimana sinar ini pada dasarnya dibuat sebagai sinar buatan guna menerangi layar gadget yang banyak dipasarkan. Kabar buruknya, blue light ini sangatlah berbahaya untuk mata. Berdasarkan penelitian dari Harvard University, blue light disebut bisa mengganggu irama sirkadian tubuh. Dalam beberapa kasus, blue light akan menjadi pemicu dari hadirnya penyakit jantung, obesitas, diabetes, dan kanker.

Melihat banyaknya risiko kesehatan saat menggunakan perangkat elektronik, menggunakan alat bantu anti radiasi akan meminimalisir potensi terjadinya berbagai resiko tersebut.

  1. Mengurangi Rasa Panas Pada Mata

Beberapa orang mengklaim jika mereka mengalami gejala panas seperti terbakar pada matanya akibat terlalu lama menatap layar komputer. Dan penggunaan kacamata antiradiasi dapat mengurangi rasa terbakar pada mata.

  1. Meningkatkan Fokus Otak

Organ mata dan otak saling terhubung melalui saraf. Seluruh hal yang dilihat oleh manusia melalui mata akan terekam dan tersimpan di bagian otak. Sehingga, saat ada sinar radiasi yang mengganggu mata, secara tidak langsung kinerja dan fokus otak akan terganggu.

  1. Mengurangi Silaunya Sinar Matahari

Karena kacamata antiradiasi memiliki lensa yang sudah terpolarisasi, silaunya sinar matahari yang terpantul melalui cermin, kaca, genangan air, ataupun jalan bisa dikurangi. Oleh sebab itu, demi kenyamanan saat beraktivitas di siang hari, Anda dianjurkan untuk menggunakan kacamata antiradiasi dengan lensa yang sudah dipolarisasi.

  1. Penglihatan Lebih Jelas

Kacamata antiradiasi dapat membantu menyerap sinar yang datang dari berbagai sumber disekitar penggunanya. Sehingga hal ini akan membantu seseorang untuk bisa melihat dengan lebih jelas bila dibandingkan dengan mereka yang tidak menggunakannya.

  1. Menghilangkan digital eye strain

Sebagian orang yang kerap bekerja di hadapan layar komputer mungkin akan mengalami mata perih dan gatal. Gejala seperti ini disebut sebagai gejala Digital Eye Strain.

Gejala Digital Eye Strain ini umumnya dirasakan saat kita mengoperasikan perangkat digital untuk waktu yang lama. Misalnya saja bermain game di layar ponsel, atau bekerja dengan laptop. Beberapa gejala yang kerap ditimbulkan oleh Digital Eye Strain ini adalah mata berair, mata gatal, mata perih, dan bahkan demam juga sakit kepala. Nah, penggunaan kacamata dengan lensa anti radiasi akan membantu Anda menghilangkan berbagai gejala dari Digital Eye Strain ini.

  1. Menghindari Resiko Fotokeratitis

Menjalani ragam aktivitas di luar ruangan tanpa menggunakan pelindung mata dapat menyebabkan timbulnya fotokeratitis. Dilansir dari MedicineNet, fotokeratitis merupakan sebuah kondisi rusaknya kornea mata akibat paparan sinar UV dalam kurun lama. Beberapa gejala penyakit ini adalah sensasi perih dan bengkak pada mata dikarenakan peradangan kornea.

  1. Menghindarkan Kanker Kulit Disekitar Area Mata

Bukan hanya kesehatan bola mata saja yang akan terjaga, namun penggunaan kacamata anti radiasi juga bisa melindungi kulit sensitif disekitar mata dari pancaran sinar matahari. Faktanya, ada sekitar 10% kasus kanker kulit yang terjadi di area mata. Dengan menggunakan kacamata berlensa anti sinar UV berukuran besar tentu akan menghindarkan Anda dari resiko kesehatan ini.

  1. Melindungi Mata Dari Benda Kecil

Persis seperti fungsi kacamata pada umumnya, kacamata antiradiasi juga dapat menghindarkan mata Anda dari berbagai isu kelilipan. Walaupun sepele, hal ini cukup berbahaya. Apalagi jika benda asing yang masuk ke mata adalah benda padat seperti halnya potongan kecil dari logam atau serpihan kayu.

  1. Mengurangi Tanda Penuaan

Saat menatap layar komputer atau perangkat elektronik lain, terkadang pengguna akan menyipitkan matanya untuk bisa melihat objek dalam layar dengan lebih jelas. Kegiatan seperti ini akan mengerutkan kulit mata yang halus. Dan ini akan menimbulkan keriput permanen di area mata sehingga membuat seseorang menjadi terlihat lebih tua.

Namun, dengan pemilihan kacamata antiradiasi yang tepat, dimana fungsinya adalah menetrasi cahaya dan menghalau sinar berlebih, hal seperti menyipitkan mata demi melihat objek lebih jelas tidak perlu dilakukan. Sehingga tanda-tanda penuaan seperti keriput disekitar area mata pun tidak akan muncul.

Efektifkah Penggunaan Kacamata Anti Radiasi

Efektifkah Penggunaan Kacamata Anti Radiasi

sumber pinterest.com

Efektif atau tidaknya penggunaan kacamata antiradiasi bersifat subjektif, artinya bergantung pada setiap individu yang menggunakannya. Penggunaannya tidak akan efektif bila sebelumnya pengguna sudah memiliki masalah pada matanya. Malah dalam beberapa kasus, kacamata antiradiasi dapat mengganggu penglihatan pada seorang penderita mata minus, katarak, atau yang lainnya.

Itulah beberapa fungsi dan manfaat dari kacamata anti radiasi. Agar efektivitas dari penggunaan kacamata ini bisa optimal, sebaiknya konsultasikan dulu kebutuhan Anda dengan ahlinya.