Sering disebut bahwa perempuan merupakan makhluk lemah lembut yang butuh perlindungan. Fisik perempuan tidaklah sekuat fisik laki-laki. Perempuan juga makhluk ciptaan Tuhan yang lebih mengandalkan perasaan dibanding logika.

Jika dunia memandang perempuan adalah makhluk yang lemah, hal tersebut tidak sepenuhnya benar karena bagaimana pun perempuan memiliki seratus ribu kekuatan untuk melahirkan-tentu hal yang tidak bisa dilakukan oleh para lelaki. Pepatah Jawa menyebutkan tugas perempuan ada tiga yaitu Macak (Merias diri), Manak (Melahirkan), dan Masak (Memasak) atau biasa disebut 3M. Namun seiring berkembangnya zaman juga digelorakannya emansipasi wanita, pekerjaan lelaki pun bisa dilakukan oleh perempuan. Meski demikian, tetap saja masih ada beberapa pekerjaan yang tidak lazim jika dikerjakan oleh perempuan tetapi tetap dikerjakan oleh wanita.

Jenis Pekerjaan Yang Tak Lazim Bagi Wanita

Pekerjaan-pekerjaan yang tidak lazim dilakukan perempuan tetapi tetap dilakukan oleh para perempuan hebat adalah sebagai berikut:

  1. Kuli Bangunan

Kuli bangunan merupakan pekerjaan kasar yang biasanya dilakukan oleh lelaki. Pekerjaan berat yang sangat mengandalkan kekuatan fisik ini terlihat tidak mungkin jika dikerjakan oleh wanita. Jarang ditemui ada perempuan yang mengangkat batu atau mengolah semen atau menjadikan kuli bangunan sebagai pekerjaan utamanya.

Namun tahukah kalian bahwa di daerah pedesaan banyak ditemui ibu-ibu yang turut membantu suaminya menjadi kuli bangunan? Ibu-ibu tersebut biasa mengangkat semen ataupun tanah ketika ada orang yang membutuhkan jasa pembangunan rumah. Kebutuhan rumah tangga dan meningginya biaya hidup membuat pemisah pekerjaan laki-laki dan perempuan menjadi semakin sempit saja.

  1. Kopassus (Komando Pasukan Khusus)

Pernah mendengar pekerjaan Kopassus? Cepat dalam setiap medan, menembak dengan cepat, anti-teror, serta harus ahli dalam pengintaian. Selain fisik yang kuat, skill yang mumpuni pun harus dimiliki. Seleksi untuk menjadi pasukan Kopassus tidaklah mudah. Pekerjaan ini pun juga mempertaruhkan nyawa.

Pasukan yang memakai baret merah di bajunya ini, melaksanakan tugasnya bak film-film action yang sering kita lihat. Bagi penggila film action, tugas pasukan Kopassus pastilah sangat keren! Berbagai medan ekstrim harus siap mereka hadapi. Latihan fisik serta skill yang gila-gilaan harus siap ditempuh demi mencapai hasil terbaik. Juga harus tidak takut mati.

Nah ternyata, dibeberapa negara maju. Jenis pekerjaan ini malah digemari oleh sebagian besar perempuanya. Di Indonesia, juga ada beberapa perempuan yang terjun dalam bidang keamanan.

  1. Pembersih Kaca Gedung

Membersihkan kaca gedung, selain dibutuhkan skill, pekerjaan ini juga terlihat menantang. Pembersih kaca gedung tidak boleh fobia ketinggian lho! Serta pekerjaan ini membutuhkan kesabaran ekstra untuk membersihkan kaca satu persatu juga ketahanan kalau matahari sedang panas-panasnya.

Orang yang melihat para pembersih kaca gedung yang berpijak di Gondola Rider pun terasa ngeri. Apalagi ada beberapa kasus Gondola Rider yang tiba-tiba jatuh. Yang merasa khawatir tidak hanya pegawai di gedung tersebut tetapi anak dan istri mereka di rumah pun juga ikut khawatir pastinya. Gajinya pun hampir sama dengan gaji seorang OB (Office Boy) padahal pekerjaan ini mempertaruhkan nyawa.

Nyatanya, beberapa perempuan yang terdesak kebutuhan ekonomi, juga melakukan pekerjaan ini. Kadang memang ekonomi memaksa para perempuan melakukan apa saja.

  1. Wasit Sepak Bola

Jadi wasit sepak bola? Mm… gimana, ya? Tiba-tiba menjadi pusat keadilan di antara para lelaki yang tengah memperebutkan bola. Karena terkadang perempuan lebih mengandalkan perasaan dibanding logika, menjadi wasit sepak bola merupakan hal yang tidak lazim bagi seorang perempuan.

Jika ada seorang pemain yang tiba-tiba membentak wasit karena dia merasa tidak melakukan pelanggaran, perempuan tersebut bisa saja baper dan mengeluarkan perkataan  sakralnya, ‘Perempuan selalu benar dan laki-laki selalu salah. Titik!’. Apalagi jika tiba-tiba ada bola yang melayang ke kepalanya. Jika ditanya bagaimana keadaannya, wasit perempuan tersebut pasti akan menjawab ‘tidak apa-apa’ padahal hatinya mangkel tak karuan.

Tapi, kamu yang sudah akrab dengan sepakbola. Pasti mengenal dan tahu beberapa wasit sepakbola di negeri eropa sana. Ya, Fifa sepertinya menyanangkan program wasit sebap bola seorang perempuan.

  1. Penggali Tambang

Melihat ibu-ibu berjalan di area tambang dan mengambil beberapa batuan untuk dijadikan sesuap nasi rasanya memang menggetarkan hati. Kulit tangannya mengelupas, ototnya punggung dan pundaknya membesar, setiap hari berjalan naik turun tambang ditemani sinar matahari yang menyengat. Begitulah keadaannya.

Tambang yang mengeluarkan gas beracun pun juga harus ditahan. Sudah menjadi konsumsi publik bahwa penggali tambang menderita gangguan pernapasan diakibatkan oleh gas yang dikeluarkan oleh tempat pertambangan tersebut. Mereka tetap memukulkan linggisnya pada batu-batu demi menafkahi keluarga. Pekerjaan yang seharusnya tidak dilakukan oleh wanita, bukan?

Nyatanya, kalau kamu melihat banyak liputan media di Indonesia. Kamu pasti lihat banyaknya wanita yang ikut menambang emas. Meski cara menambangnya bukan yang masuk ke dalam tanah.

          Itulah 5 pekerjaan tak lazim dilakukan oleh seorang wanita, tapi tetapi dilakukan oleh sebagian kecil wanita. ada karena desakan ekonomi, ada pula karena ketertarikan dengan pekerjaan tersebut. Jadi buka berarti pekerjaan tersebut tidak boleh dicoba. Boleh dicoba kok asal… stop baper!

Baca Juga : Tips Untuk Mengurangi Kerusakan Rambut