Kenali Beberapa Penyebab Kemiskinan di Indonesia

Kemiskinan merupakan masalah yang umumnya memang sudah menjadi topik pembicaraan di Negara Indonesia. Pembaca setia Parasayu tentu mengetahui, ada banyak fasilitas umum seperti jembatan, trotoar, dan pinggir jalan yang dijadikan tempat pemukiman warga. Berikut akan dibahas beberapa penyebab kemiskinan yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

  1. Tingkat Pendidikan Rendah

Berbicara mengenai kemiskinan, pasti terlintas di benak banyak orang tentang pendidikan yang rendah. Memang pada dasarnya pendidikan merupakan salah satu tolak ukur tentang perkembangan hidup seseorang. Itulah sebabnya pendidikan di Negara Indonesia harus dapat disamaratakan kepada berbagai kalangan.

Pendidikan saat ini pun dapat dijalankan dari mana saja dan kapan saja. Ilmu yang diberikan pun dapat disesuaikan dengan kapasita dari tiap manusia. Sehingga tidak menutup kemungkinan bahwa masyarakat kalangan menengah ke bawah juga mampu untuk berkembang dalam hal pendidikan.

  1. Konflik suatu Negara

Selanjutnya terdapat poin penyebab dari kemiskinan yakni konflik negara. Tanpa disadari memang pada dasarnya kesatuan dan persatuan bangsa adalah pondasi utama dalam membangun negara yang utuh. Adanya konflik yang bertubi-tubi hanya akan menambah masalah utamanya pada kemiskinan rakyat.

  1. Terbatas atau Hilang Pekerjaan

Tahukah Anda bahwasanya pengangguran ialah penyebab tertinggi melejitnya angka kemiskinan? Terbatas ata hilangnya sebuah pekerjaan dapat menjadi salah satu penyebab akan hal tersebut. Itulah sebabnya perlu untuk selalu menjaga dan berjuang penuh terhadap suatu pekerjaan yang dijalani.

  1. Bencana Alam atau Perubahan Iklim

Terjadinya sebuah bencana alam maupun perubahan iklim menjadi salah satu penyebab dari adanya kemiskinan. Meningkatnya kerugian yang hampir banyak melahap korban jiwa maupun harta dari sebuah peristiwa. Tentunya hal ini menjadi faktor terpenting ketika pondasi perekonomian negara mengalami ujian yang berarti. 

  1. Sistem Pelayanan Kesehatan Buruk

Pelayanan kesehatan ternyata menjadi salah satu penyebab kemiskinan yang ada di Negara Indonesia. Bagaimana tidak, di era serba kemudahan sekarang masih saja terdapat rasa pilih kasih utamanya bidang kesehatan. Sebaiknya kemudahan yang bisa diperoleh bagi yang membutuhkan, harus dapat dimaksimalkan sebaik mungkin.

  1. Kelaparan dan Kurang Gizi

Jika Anda berfikir bahwasanya kebutuhan pokok dari keluarga kurang mampu sudah cukup terpenuhi. Mungkin Anda perlu untuk menengok terlebih dahulu kehidupan dari jalanan. Kehidupan jalanan mengajarkan untuk terus bersyukur tentang makanan ataupun rezeki yang dimiliki saat ini.

  1. Kurang Dukungan Pemerintah

Mengapa pemerintah yang selalu disalahkan dalam angka penyebab suatu kemiskinan? Sebab pemerintah sampai saat ini masih belum terlihat perkembangan dalam menjalani tugasnya. Pemerintah kian gencar memaksimalkan fasilitas umum, namun kurang memperhatikan kesejahteraan rakyatnya sendiri.

  1. Tingkat Angka Pengangguran

Bukan sebagai rahasia umum bahwasanya tingkat angka pengangguran memang menjadi penyebab yang sering diulas dalam tingkat penyebab suatu kemiskinan. Seharusnya Sumber Daya Manusia yang ada di Negara Indonesia dapat segera menerima pelatihan tersendiri guna mengurangi tingkat angka pengangguran.

  1. Kurangnya Relasi antara Masyarakat dengan Pemerintah

Relasi ternyata tidak hanya terjadi antar sesama masyarakat. Namun antara Masyarakat dengan Pemerintah pun perlu dibangun hubungan relasi tersebut. Fungsi dari adanya pembangunan relasi tersebut, adalah untuk memaksimalkan tingkat komunikasi suara rakyat kepada pemerintahannya.

  1. Kurangnya Kesadaran untuk Membantu

Seperti yang diketahui sekarang, banyak lulusan ternama dengan gelar yang membanggakan namun kurang kesadaran diri dalam menolong. Dalam arti lain lebih individualisme dibandingkan peka terhadap orang lain. Seharusnya generasi sekarang mampu untuk lebih disadarkan betapa pentingnya menjadi bermanfaat bagi orang lain.

  1. Tidak memiliki Harapan

Terkadang Sumber Daya Manusia yang memiliki stigma kurang atau tidak memiliki harapan. Merasa bahwa dirinya selalu akan terus hidup dalam keterpurukan. Bukannya tidak baik, namun memang hal ini menjadi salah satu penyebab dari angka kemiskinan itu sendiri. Pemikiran seperti itu seharusnya mampu diminimalisir sejak sekarang.

  1. Kurangnya Sosialisasi yang Merata

Sosialisasi dari pemerintah kepada masyarakat ternyata menentukan sejauh mana perjalanan perkembangan negara. Oleh sebab itu ketika angka kemiskinan kian merebak dan naik, seharusnya sosialisasi antar kedua belah pihak mampu untuk ditingkatkan. Agar kedepannya mampu untuk saling mengoreksi satu sama lain.

  1. Ekonomi Negara yang Tidak Stabil

Ekonomi dari sebuah negara tentu saja tidak selalu naik untuk berkembang. Namun ada kalanya pula naik turn seperti permasalahan yang sering terjadi. Untuk meminimalisir turunnya perekonomian dari sebuah negara, beberapa pihak memang sudah terampil dalam mengatur pengelolaan Sumber Daya yang tersedia.

  1. Kurang Kesadaran terhadap Rakyat Bawah

Siapakah yang bertanggungjawab atas keberhasilan rakyat kecil? Tentu saja rakyat itu sendiri bersama dengan pemerintah. Seringkali pada periode zaman seperti ini, rakyat kecil banyak dirugikan dengan keputusan-keputusan serta ketidakadilan yang terjadi. Seharusnya kesadaran untuk lebih peka terhadap rakyat kecil mampu ditingkatkan.

  1. Mementingkan Kesenangan Rakyat Atas

Sekarang Parasayu mengulas tentang kebalikannya, rakyat besar atau kalangan atas umumnya hanya ingin merasakan kesenangan apatis. Tidak semua pihak pemerintahan sadar terhadap rakyat bawah atau kalangan kecil. Oleh sebab itu, ada baiknya untuk lebih jeli dalam memilih pemerintahan yang mampu mengayomi rakyat.

  1. Sulit Menerima Masukan dari Berbagai Kalangan

Terkadang Sumber Daya Manusia yang berasal dari kalangan rakyat kurang mampu merasa bahwa segala sesuatu dijalankan dengan sulit. Padahal memang kenyataannya beberapa kaum tersebutlah yang sulit untuk di-edukasi. Maka dari itu pentingnya untuk dapat menerima masukan dari berbagai kalangan sebagai pengembangan kehidupan.

  1. Adanya Kecurangan dalam Aktivitas Masyarakat

Kecurangan dari aktivitas masyarakat tentu akan terjadi. Tidak dipungkiri dari berbagai bidang mulai kesehatan, pendidikan, dan sebagainya. Namun pada kenyataannya bahwa uang dapat membeli segalanya, termasuk kejujuran. Sebenarnya yang perlu dibenahi dalam hal ini adalah miskin tentang kejujuran, bukan dalam hal materi.

  1. Kesenjangan Sosial antara Berbagai Kalangan

Selanjutnya terdapat poin pada kesenjangan sosial. Anda tidak akan tahu tanpa merasakan bahwa memang kesenjangan sosial masih ada hingga sekarang. Padahal yang perlu diketahui bahwa seluruh masyarakat atau rakyat yang hidup di Negara Indonesia perlu dan berhak untuk menerima pelayanan yang sama rata.

  1. Kesulitan dalam Mengenal dan Memahami

          Apakah ada Sumber Daya Manusia yang masih sulit memahami dalam era serba ber-kemudahan seperti saat ini? Tentu saja hal ini sering dirasakan kaum ambisius tetapi tidak mengerti potensi yang dimiliki. Hal tersebut menjadi salah satu alasan mengurangi penyebab angka kemiskinan, lebih terbuka pada curahan rakyat kecil.

  1. Adanya Rasa Tidak Percaya Diri

Dan poin yang terakhir hadir dengan penyebab rasa ketidak-percayaan. Ulasan ini yakin bahwasanya angka kemiskinan yang kian merebak, hadir pada saat tidak lain karena rasa ketidakpercayaan untuk mampu berkembag. Oleh sebab itu tiap dari golongan pemerintah harus mampu memaksimalkan aktivitasnya.

Menurut Parasayu, memaksimalkan aktivitas dapat dengan mendengar aspirasi rakyat terlebih dahulu. Sehingga rakyat juga dapat bekerjasama secara timbal-balik guna memenuhi perkembangan dari rencana yang dibuat Pemerintah.

mua parasayu