Kini banyak yang mulai mencari tahu bagaimana mengatasi rambut rontok akibat pewarna. Seiring dengan perkembangan tren fashion, kini mewarnai rambut menjadi hal yang biasa. Sayangnya, beberapa orang yang mewarnai rambut mereka, menggunakan bahan yang tidak tepat. Akibatnya rambut mengalami kerontokan.

Mewarnai rambut, dari yang awalnya hanya mengikuti trend sampai yang pada akhirnya menjadi hobi. Banyak pula dari mereka yang bisa menggonta ganti warna rambutnya sebulan 4 kali. Padahal menggonta-ganti warna rambut, otomatis juga memasukkan berbagai bahan kimia ke dalam rambut. Rambut pasti akan mengalami kerusakan. Terutama jika tidak diimbangi dengan perawatan yang tepat. Untuk pencegahan, minimal sebelum menggunakan pewarna rambut, sebaiknya kenali terlebih duhulu pewarna apa yang akan kita gunakan dan apa efeknya.

Mengatasi Rambut Rontok Akibat Pewarna

Namun, sayangnya banyak dari kita yang tidak menyadari bahwa kebanyakan pewarna yang kita gunakan mengandung bahan kimia. Akibatnya rambut yang sering diwarnai menjadi kering, pecah-pecah, bercabang dan lama kelamaan menjadi rontok. Dalam pertumbuhan rambut dibagi menjadi 3 fase yaitu fase pertumbuhan, fase istirahat dan fase kerontokan setelah itu rambut akan kembali tumbuh. Rambut rontok yang normal sebanyak 40-120 helai dalam setiap harinya. Sedangkan rambut kita bisa mencapai 100 ribu helai.

Kerontokan rambut yang disebabkan akibat pewarnaan bisa mencapai 200-400 helai dalam setiap harinya. Hal ini merupakan hal yang tidak wajar karena dapat mengakibatkan kebotakan.  Untuk mengatasi rambut rontok akibat pewarnaan dapat dilakukan dengan berbagai cara, yang akan kita bahas berikut ini.

  1. Masker Rambut

Masker rambut dapat kita lakukan di salon. Namun, untuk kalian yang tidak mempunyai waktu luang bisa membeli masker rambut instan yang di jual di pasaran dan kita gunakan di rumah. Pilih masker rambut yang dikhususkan untuk rambut rontok. Gunakan satu minggu 2 kali. Atau sesuai dengan petunjuk pemakaian.

Baca Juga : 6 Perawatan Rambut Kering Berketombe Yang Aman

  1. Konditioner

Penggunanan conditioner berfungsi untuk memperkuat akar rambut. Setelah penggunaan shampoo, kita bisa menggunakan conditioner. Gunakan conditioner secara merata, tutup dengan topi mandi, diamkan 30 menit. Setelah itu cuci rambut, dan pastikan benar-benar bersih.

  1. Serum

Penggunaan serum sangat dibutuhkan oleh rambut. Serum mengandung vitamin yang diperlukan oleh rambut untuk pertumbuhan dan menjaganya agar tetap subur. Gunakan serum setiap kali kita keramas. Jika hal ini rutin dilakukan, dalam waktu yang tidak cukup lama rambut akan kembali normal.

  1. Sisir Rambut yang Renggang

Ketika kita mengalami kerontokan, pemilihan sisir merupakan hal yang penting. Pilih sisir rambut yang renggang. Hal ini untuk meminimalisir gesekan rambut dengan sisir. Sisir rambut ketika sudah benar-benar kering. Karena jika kita menyisir rambut dalam keadaan basah, akan beresiko rambut menjadi lebih rusak.

  1. Hindari Hair Dryer

Panas yang ditimbulkan hair dryer membuat rambut menjadi kering dan rapuh. Nah, untuk mengatasi kerontokan rambut, hindari penggunaan hair dryer. Hal ini dapat meminimalisir kerontokan. Keringkan rambut dengan alami. Namun, jika anda terpaksa menggunakan hair dryer, gunakan dalam suhu yang rendah.

  1. Hindari Keramas Berlebihan

Secara alami kulit kepala dapat menghasilkan minyak yang berfungsi melindungi dan menyuburkan rambut. Keramas berlebihan dapat membuat kulit kepala menjadi kering. Usahakan kulit kepala tetap lembab untuk mengurangi kerontokan rambut. Sebaiknya keramas dilakukan dua kali dalam seminggu.

Beberapa cara mengatasi rambut rontok akibat pewarna di atas, juga bisa kita ganti dengan bahan-bahan alami, seperti menggunakan lidah buaya, alpukat, kemiri dan lainya.

Baca Juga : 3 Cara Efektif Perawatan Rambut Kering Dengan Cara Tradisional Sejak Dulu

Baca Juga : Perawatan Rambut Rontok Pasca Melahirkan