Kecantikan memang tidak ada habisnya, banyak sekali model perawatan yang dilakukan oleh kaum wanita. Dari mulai rambut sampai ujung kukupun ada perawatannya tersendiri. Agar terlihat cantik wanita tanpa disadari melakukan hal-hal yang dapat membahayakan dirinya sendiri. Seperti melakukan rebonding rambut, memang terlihat cantik ketika melihat hasil dari rebonding tersebut, namun dibalik kecantikannya ada bahaya yang tersebunyi. Cara perawatan rambut kering akibat rebonding juga bermacam-macam, salah satunya menggunakan bahan-bahan alami. Simak aja yuk langusung bahasannya..

Bahaya Rebonding Yang Tidak Disadari

  1. Bahaya Bahan Kimia Yang Terpapar Dirambut

Kandungan yang terdapat dalam bahan rebonding merupakan bahan kimia, salah satunya yaitu  formaldehid, zat ini dapat memacu perkembangan jenis penyakit seperti kangker dan kandungan juga zat formaldehin ini memacu kulit kita menjadi alergi, iritasi kulit dan pendarahan dihidung. Belum lagi jenis zat-zat kimia yang terkandungan dalam bahan pelurus rambut ini juga banyak yang bebahaya, walaupun teknologi semakin kesini semakin baik untuk manusia, namun tetap saja harus bijak dalam penggunaannya.

Baca Juga : 7 Cara Perawatan Rambut Rontok Karena Jilbab Dari Dalam dan Luar

  1. Rambut Menjadi Bercabang

Ketikan kita sering melakukan aktifitas rebonding, tentu saja ada efek negatifnya. Rambut bercabang merupakan salah satu efek negatif jika kita terlalu sering menggunakan rebonding. Rambut yang dipakasakan lurus dengan kondisi rambut masih basah, tentu saja menyebabkan nutrisi untuk rambut menjadi berkurang. Dan akibatanya rambut kita bisa menjadi kering dan bercabang. Nah jika sudah seperti ini, tentu saja membuat kita harus melakukan perawatan rambut.

  1. Rambut menjadi kasar

Aktifitas rebonding memang bagi sebagian wanita sudah menjadi kebiasaan. Setelah beberapa lama kamu melakukan aktifitas itu rambut kamu menjadi kasar. Hal tersebut terjadi karena rambut dipaksakan untuk lurus dengan suhu yang panas. Alhasil kelembaban rambut kita jadi berkurang, setelah itu tentu saja rambut kekurang nutrisi dan berubah menjadi kering dan kasar.

  1. Rambut Menjadi Rontok

Melakukan aktifitas rebonding secara tidak langsung membuat rusak rambut kita. Banyak hal yang mempengaruhi mengapa rambut kita menjadi rusak dan rontok akibat melakukan aktifitas rebonding. Bahan yang terkandung dalam rebonding menggunakan bahan kimia, suhu panas saat meluruskan rambut mengakibatkan nutrisi dalam rambut menjadi berkurang alhasil rambut yang tadinya sehat menjadi rusak dan mudah rontok karena akar rambut yang sudah rapuh oleh bahan kimia dan panas saat meluruskan rambut.

  1. Kerusakan Pada Akar Rambut

Bahan kimia yang terkandung dalam rebonding dan suhu panas saat meluruskan rambut secara tidak langsung dapat merusak akar rambut kita. Tidak heran jika kamu sering melakukan aktifitas rebonding menjadikan rambut kita rusak dan rontok.

  1. Warna Rambut Yang Memudar

Panas saat meluruskan rambut dapat mempengaruhi warna rambut kita. Karena aliran panas saat melakukan pelurusan rambut saat basah secara tidak langsung membuat rambut menjadi rusak. Sehingga warna rambut juga menjadi berubah secara perlahan dan tidak disadari oleh kamu.

  1. Iritasi Kulit Dikepala

Melakukan aktifitas rebonding secara berlebih memang banyak sekali mengandung resiko, salah satunya yaitu iritasi kulit dikepala. Kulit kepala yang sensifif membuat iritiasi karena bahan yang terkandung dalam obat rebonding kebanyakan berbahan kimia, ditambah aliran panas saat melakukan pelurusan rambut menjadikan kulit kepala rentan iritasi.

Perawatan Rambut Kering akibat Rebonding

Bagi kita yang sudah terlanjur sering melakukan aktifitas rebonding ada baiknya kita juga melakuakan perawatan rambut. Rambut yang sudah terpapar bahan kimia dan suhu panas akibat meluruskan rambut bisa diatasi jika kita rutin melakukan perawatan rambut. Perawatan rambut bisa dengan pengobatan maupun mengurangi aktifitas yang dapat membuat rambut rusak lebih parah. Yuk simak perawatan rambut akibat rebonding  yang bisa kamu coba.

  1. Cuka Apel

Siapa sangka kandungan yang terdapat dalam cuka apel sangat baik untuk perawatan rambut. Kandung yang terdapat dari cuka apel yaitu vitamin A, B, C, D, natrium, kalium, fosfor, klorida, tembaga, magnesium, dan pectin. Sel kulit mati yang terdapat dikulit kepala dapat dibersih dengan cuka apel ini, tentunya gunakan secara teratur agar proses pemulihan kerusakan rambut menjadi optimal. Selain untuk mengobati kerusakan rambut, cuka apel juga dapat mengatasi ketomber, membuat rambut jadi berkilau, membantu pertumbuhan rambut, dan membuat rambut menjadi halus.

  1. Minyak Zaitun

Banyak sekali manfaat dari minyak zaitu ini, selain untuk perawatan wajah minyak zaitun juga baik untuk perawatan rambut. Kandungan antioksidan yang terdapat pada minyak zaitun menjadikan minyak ini sangat tepat untuk melakukan perawatan rambut. Cara penggunaanya juga cukup mudah yaitu dengan mengoleskan minyak zaitun pada rambut, tekan secara lembut pada kulit kepala agar minyak zaitun meresap, lalu diamkan semalam setelah itu bilas bersih.

  1. Lidah Buaya

Tanaman yang satu ini mamang sangat baik untuk perawatan rambut. Kandungan yang terdapat dalam lidah buaya yaitu asam amino, protein, mineral dan vitamin A, C, dan E sangat baik untuk perawatan rambut rusak. Manfaat lidah buaya ini bisa menjadi kondisioner alami rambut, mencegah kerusakan rambut, dapat mengontrol ketombe, mengatasi rambut berminyak dan masih banyak lagi.

  1. Masker Pisang

Buah ini sangat digemari dikalangan masyarakat, selain buahnya yang manis siapa sangka buah pisang juga bisa dijadikan bahan untuk melakukan perawatan rambut. Kandungan yang terdapat dalam buah pisang yaitu vitamin A, B6, C, Zinc, kalium dan zat besi membuat buah ini sangat cocok untuk perawatan rambut. Kalium bermanfaat untuk memperkuat rambut dan dapat memantu memperbaiki kerusakan rambut. Cara penggunaanya cukup mudah, siapkan 2 buah pisang yang sudah masak, lalu haluskan pisang tersebut, kemudian pijat dengan lembut menggunakan pisang yang sudah dihaluskan, tahap terakhir tutup atau bungkus kepala kamu dengan handung yang hangat kegunaannya agar mengunci nutrisi rambut yang sudah dilulurkan dikepala.

  1. Melakukan Keramas Secara Teratur

Melakukan perawatan rambut dengan mengatur keramas secara teratur. Kegunaannya yaitu untuk memberiskan kotoran yang berada dirambut dan kulit kepala. Dengan melakukan keramas secara teratur dapat memilimalisir kerusakan rambut.

  1. Potong Rambut 2 Bulan Sekali

Memotong rambut secara berkala berguna untuk memangkas rambut yang bercabang akibat kerusakan rambut. Dengan memotong rambut secara berkala juga secara tidak langsung kamu melakukan perawatan rambut jika ditambah dengan perawatan rambut yang lainnya akan mempercepat proses perawatan rambut menjadi lebih cepat dan terbebas dari kerusakan rambut.

  1. Memilih Shampo dan Conditioner Yang Cocok Dengan Jenis Rambut

Begitu banyak merek shampoo yang berdar dipasaran. Diperlukan keputusan yang bijak dalam membeli produk shampoo, karena beda jenis rambut beda juga jenis shampoonya. Dengan memilih shampoo yang tepat ditambah dengan menggunakan conditioner maka proses pemulihan rambut juga akan semakin cepat membuahkan hasil yang baik.

  1. Bersisir Dengan Gigi Yang Jarang

Menggunakan sisir juga harus kamu perhatikan. Dengan menggunakan sisir yang bergigi rapat tentu saja membuat tekanan pada saat mensisir rambut juga akan lebih besar. Tekanan yang besar itu secara tidak langsung akan menarik rambut kamu lebih kuat sehingga akan mengakibatkan kerontokan pada rambut. Dengan begitu, jika kamu mengalami kerontokan rambut akan lebih baik menggunakan sisir yang bergigi jarang karena dapat mengurangi tekanan saat bersisir.

Rambut adalah mahkota sudah selayaknya kita jaga dan kita rawat. Banyak bahaya yang terkandung pada saat menggunakan rebonding, sudah selayaknya kamu bijak dalam menggukan rebonding. Karena melakukan perawatan rambut lebih baik dibandingkan mengobati kerusakan rambut. Semoga infomasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua ya..

Baca Juga : 6 Cara Modern Mengatasi Rambut Rontok Akibat Pewarna

Baca Juga : Mengenal Jenis-Jenis Kerusakan Rambut Dan Cara Muda Mengatasinya