Susunan Acara Pernikahan Adat Tionghoa

Pernikahan merupakan momen yang sakral dan istimewa bagi kedua pasangan. Maka tidak mengherankan jika dalam acara pernikahan membutuhkan rundown acara pernikahan yang matang agar pesta pernikahan berjalan dengan lancar. Jika sebelumnya kita sudah membahas tata cara lamaran adat Tionghoa, maka pada ulasan kali ini parasayu akan memberikan informasi mengenai susunan acara pernikahan adat tionghoa.

Bagi sebagian orang mungkin masih awam dalam menyusun acara pernikahan adat Tionghoa. Karenanya, banyak dari kedua calon pasangan menyerahkan hal tersebut kepada orang tua yang sudah berpengalaman atau kepada wedding organizer. Dengan begitu, acara pernikahan di harapkan dapat berjalan sesuai dengan tradisi adat Tionghoa yang semestinya.

Sebelum lanjut, ada sedikit informasi untuk calon mempelai pengantin. Jika anda sedang mencari make up artist profesional untuk prewedding, pesta dan rias pengantin. Anda dapat menggunakan MUA Parasayu. Dengan MUA yang berpengalaman dan berkualitas, tentu hasil riasan pada hari pernikahan akan tampak cantik memukau. Untuk informasi lebih lanjut, anda dapat menghubungi MUA Parasayu di nomor telepon/WA 0895404100004 atau menghubungi website https://mua.parasayu.net/.

Tradisi Sebelum Menikah Adat Tionghoa

susunan acara pernikahan adat tionghoa

foto via popbela.com

Sebelum melangsungkan acara pernikahan, biasanya dilakukan prosesi yang bernama lamaran, begitupun pada adat Tionghoa. Oleh karena itu, sedikitnya ada 7 prosesi yang biasa dilakukan dalam adat Tionghoa sebelum melangsungkan acara pernikahan. Ketujuh prosesi tersebut diantaranya:

  1. Prosesi Lamaran Pernikahan

Hal pertama sebelum melangsungkan pernikahan yaitu melakukan acara lamaran. Pada prosesi lamaran adat Tionghoa tidak berbeda jauh dari lamaran pernikahan pada umumnya. Pada prosesi ini, kedua keluarga calon pengantin bertemu secara resmi untuk mendiskusikan prihal langkah selanjutnya.

  1. Prosesi Penentuan

Kemudian langkah selanjutnya yaitu menentukan tanggal penentuan. Biasanya prosesi ini di wakilkan oleh penyomblang dan andai kata usulan dari penyomblang tersebut di setujui oleh kedua keluarga, maka langkah selanjutnya yaitu menentukan tanggal prosesi Sangjit.

  1. Prosesi Sangjit

Selanjutnya acara akan di lanjutkan dengan prosesi Sangjit. Melakukan prosesi Sangjit biasanya membutuhkan penanggalan yang di dapatkan dari orang yang di percaya mempunyai kemampuan khusus. Biasanya prosesi Sangjit juga dilakukan pada jam-jam tertentu seperti jam 10 hingga jam 1 siang.

Pada prosesi Sangjit juga, pihak pria akan membawa barang-barang seserahan. Barang tersebut meliputi, peralatan makeup dan perawatan tubuh, satu set perhiasan, satu set pakaian wanita, uang susu dan uang pesta, buah-buahan, sepasang lilin merah, makanan kaleng, kue mangkok dan kue tradisional, dua botol sampanye serta satu nampang yang berisi uang-uangan emas, satu bundel happiness, kaca dan kue.

Selain itu, pihak keluarga wanita juga memberikan seserahan balik yang berupa sebagian uang susu dan uang angpau, nampan buah, satu lilin merah, makanan kaleng, kue mangkok, dua botol sirup berwarna merah, satu set pakaian pria serta nampan makanan yang manis seperti kue atau permen.

  1. Prosesi Tunangan

Setelah itu, maka acara selanjutnya yaitu menentukan prosesi tunangan. Dalam acara ini juga mempunyai tujuan untuk lebih mengeratkan kedua keluarga besar. Oleh karena yang datang pada acara ini merupakan kedua keluarga besar, maka tempat yang harus di sediakan harus memadai.

  1. Prosesi Menentukan Waktu Baik

Setelah acara tunangan dilangsungkan maka prosesi selanjutnya yaitu menentukan waktu baik untuk pernikahan. Bagi masyarakat keturunan Tionghoa, dalam melakukan acara sakral seperti pernikahan mempecayai adanya hari baik. Oleh karena itu, pihak kedua keluarga akan menentukan tanggal pernikahan dengan melakukan perhitungan, agar pernikahan yang dilangsungkan dapat di berkahi oleh yang maha kuasa.

  1. Prosesi Pemasangan Seprai

Kemudian ada prosesi sebelum pernikahan yang bernama Pemasangan Seprai. Prosesi ini juga tidak sembarang dilakukan, masyarakat keturunan Tionghoa juga melakukan perhitungan tanggal yang bagus untuk melakukan prosesi pemasangan seprai.

Dalam melakukan prosesi ini dilakukan di tempat keluarga wanita yang mana pada pemasangan seprai tersebut dilakukan oleh utusan dari keluarga pihak pria dan utusan tersebut merupakan sepasang suami istri yang sejauh ini sukses menjalani kehidupan berumah tangga.

  1. Upacara Liauw Tia atau Pesta Bujang

Selanjutnya ada acara Liauw Tia atau pesta bujang yang dilakukan sebelum acara pernikahan dilangsungkan. Biasanya acara ini dilakukan di tempat keluarga wanita.

Seperti pesta pada umumnya, calon mempelai wanita mengundang teman-teman terdekat untuk merayakan pesta bujang ini. Terdapat susunan acara yang menarik hingga acara makan-makan.

Susunan Acara Pernikahan Adat Tionghoa Resepsi

susunan acara pernikahan adat tionghoa

foto via byric-kurniawan.blogspot.com

Setelah semua prosesi menjelang pernikahan selesai dilakukan, maka acara akan dilanjutkan dengan pesta pernikahan. Mungkin bagi sebagian orang masih awam mengenai susunan acara pesta pernikahan. Sebenarnya pesta pernikahan adat Tionghoa dengan pesta pernikahan pada umumnya tidak berbeda jauh. Berikut ini susunan acara pernikahan adat Tionghoa pada resepsi pernikahan.

  1. Pembukaan Acara Pesta Pernikahan

Sebelum acara pesta pernikahan dilakukan, maka acara resepsi pernikahan di buka secara resmi oleh pihak keluarga atau panita pernikahan. Kemudian acara akan di pandu sesuai susunan acara oleh MC atau pemandu acara pernikahan.

  1. Penyambutan Kedua Mempelai Pengantin

Selanjutnya pemandu acara akan memberi sambutan kepada kedua pengantin untuk menuju pelaminan. Dalam sela-sela itu, MC memperkenalkan kedua pasangan kepada tamu hadirin. Pada proses menuju pelaminan biasanya pengantin akan di iringi oleh bridesmaid dan groomsmen.

  1. Memberikan Ucapan Selamat Kepada Kedua Pengantin

Kemudian pemandu acara akan mempersilahkan kepada para tamu untuk memberi ucapan kepada kedua pasangan yang menikah. Biasanya, MC akan memandu agar proses pemberian ucapan tersebut dapat berjalan dengan lancar.

  1. Ramah Tamah

Setelah itu, para tamu juga di persilahkan untuk menyantap hidangan yang sudah di persiapakan pada pesta pernikahan.

  1. Hiburan

Kemudian di sela-sela para tamu hadirin yang menyantap hidangan, hiburan yang sudah di persiapakan akan menemani pesta pernikahan tersebut.

  1. Dokumentasi Foto Bersama

Kemudian, di sela-sela riuhnya pesta pernikahan. Biasanya MC atau pemandu acara akan memandu kepada para tamu yang hadir untuk dapat berfoto bersama dengan pengantin. Untuk melancarkan proses foto, biasanya MC mendapatkan daftar keluarga atau tamu dari wedding organizer yang hendak berfoto dengan pengantin.

  1. Penutupan Acara Pesta Pernikahan

Setelah semua rangkaian acara resepsi pernikahan selesai dilaksanakan, maka acara pesta pernikahan akan ditutup oleh MC atau pemandu acara. Dalam proses penutupan acara tersebut, MC memberi ucapan dan doa yang terbaik kepada kedua pengantin serta berterima kasih kepada tamu yang sudah hadir pada acara pernikahan tersebut.

Tradisi Setelah Acara Pernikahan Adat Tionghoa

susunan acara pernikahan adat tionghoa

foto via thebridedept.com

Setelah acara pesta resepsi dilakukan, acara pernikahan adat Tionghoa tidak berhenti disitu saja. Biasanya ada prosesi adat setelah melangsungkan pernikahan tersebut. Adapun prosesi tersebut seperti berikut.

  1. Prosesi Upacara Adat Cia Kiangsay

Prosesi setelah acara pesta pernikahan selesai dilaksanakan yaitu Cia Kiangsay. Prosesi ini dilakukan di kediaman wanita, dimana pengantin pria yang sudah sah menjadi suami akan dikenalkan kepada keluarga besar dari sang istri. Setelah acara perkenalan selesai dilakukan biasanya acara dilanjutkan dengan makan bersama.

  1. Prosesi Upacara Adat Cia Ce’em

Kemudian ada prosesi adat yang bernama Cia Ce’em. Prosesi ini merupakan kebalikan dari prosesi Cia Kiangsay. Dimana mempelai wanita atau istri dikenalkan kepada keluarga besar dari sang suami. Lokasi acara ini juga berada di kediaman keluarga pria atau suami. Kemudian, setelah acara perkenalan selesai, maka dilanjutkan dengan acara makan bersama.

Nah itu dia ulasan mengenai seputar susunan acara pernikahan adat Tionghoa. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan anda serta dapat mempermudah dalam mempersiapakan proses pernikahan.

Jika anda sedang mencari MUA untuk acara pernikahan maupun lainnya, anda dapat menggunakan MUA Parasayu. Dengan MUA yang profesional dan berpengalaman, tampil cantik di hari bahagia dapat kita wujudkan. Untuk informasi lebih lanjut, anda dapat menghubungi MUA Parasayu di nomor telepon atau WA 0895404100004.